Senin, 08 November 2010

Pengenalan Lingkungan Geologi (PLG) 2010

Pengenalan Lingkungan Geologi (PLG) merupakan kegiatan tahunan yang diselengarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (Hima TG Bhuwana) Universitas Lampung. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai sarana pengenalan lingkungan geologi suatu daerah kepada mahasiswa baru Teknik Geofisika.


Sebagai seorang geofisikawan muda yang kelak akan terjun ke dunia eksplorasi, maka pengenalan geologi merupakan suatu hal yang tak dapat terpisahkan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 5-7 November berisi kegiatan yang cukup positif. diantaranya pengajian yang juga mengundang tokoh masyarakat setempat, Trip Geologi, Pengenalan metode-metode Geofisika, Games. Presentasi hasil trip, dan Pentas Seni.

Dengan kegiatan ini, diharapkan terbentuk kader-kader geofisikawan yang tangguh kedepannya.

Rabu, 17 Februari 2010

Student Volunteer IPA 2010


Berminat???

Sedikit Koleksi dari Sekian Banyak..






Praktikum Lapangan angkatan I


Kalau ini praktikum Geologi Dasar di Lab...


Kalau ini Gambar apa hayoo? ada yang masih inget?


One day course bareng Pak Elan dari BP Migas..


sebenarnya masih banyak.. nanti di upload lagi...

Jumat, 30 Oktober 2009

34th IPA CONVENTION & EXHIBITION ; STUDENT TECHNICAL PROGRAM 2010

34th IPA CONVENTION & EXHIBITION



STUDENT TECHNICAL PROGRAM 2010

CALL FOR PAPERS

ARE YOU AN INDONESIAN STUDENT CONSIDERING A CAREER IN THE PETROLEUM
INDUSTRY? THIS IS YOUR CHANCE!




The Indonesian Petroleum Association (IPA) will host a “Student
Technical Program” for the Annual Convention & Exhibition, 18 – 20 May
2010 at the Jakarta Convention Center

Our goal is for YOU, the students, to present your work (e.g. thesis,
internship projects, expedition, etc). The IPA invites ALL INDONESIAN
STUDENTS to participate in the Student Oral or Poster Sessions.
Selected papers will pertain to Geosciences and Petroleum Engineering.
Participants are restricted to those enrolled in a S1 University
program with graduation after September 2009.


SUBMIT YOUR ABSTRACT BY 30 NOVEMBER 2009



Use the Student Abstract Form which includes the following:


• Title of Paper

• Author(s) name(s), University, addresses, phone, email address

• Author’s name that will present the paper

• Presentation Preference: Oral, Poster or Either.

• Indicate if the paper is related to thesis, internship, or expedition

• Indicate your mentor (could be your supervisor in the
company or your professor)



Must be in English, not more than 300 words. For more information or
to obtain the abstract form visit the website at
http://www.ipa. or.id/34th- Convention/ CFP2010.htm

email to tpc@ipa.or.id or call the number shown below.

Submit form to:



Indonesian Petroleum Association

Indonesia Stock Exchange Building, Tower II, 20th Floor, Suite 2001

Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia

Telephone: +62 (021) 515-5959 Facsimile: +62 (021) 5140-2545/6

Email: tpc@ipa.or.id

Attn: Student Technical Program Coordinator


Or


On-Line Submission:

http://www.ipa. or.id/34th- Convention/ online-submissio n-student. htm

ODC III dan Kunjungan BPP HMGI Pusat

Teknik Geofisika Unila mengadakan One day course (ODC) yang berjudul Mitigasi Gempa Bumi. One day corse yang diadakan untuk kali ke-tiga itu menghadirkan Bapak Chrismanto kepala BMKG Kotabumi. Materi yang dibawakan Pemateri cukup menarik, terutama bagi angkatan baru 2009. Acara ini dimulai sejak pukul 08.00 sampai pukul 2.00. Pada ODC sebelumnya, Teknik Geofisika Unila mengundang Bapak Elan Biantoro (ODC I) dan Bapak Andang Bachtiar (ODC II).

Pada hari yang sama, BPP HMGI berkunjung Ke Unila untuk Sharing dan diskusi mengenai permasalahan yang sedang di alami masing - masing pihak. Setelah acara selesai, HMGI pusat dan Beberapa pengurus HMGI Lampung serta Pengurus Hima TG Buana menjenguk ketua HMGI Lampung yang baru saja mendapat musibah kecelakaan.

Kamis, 04 Juni 2009

Petroleum system

Artikel ini biasanya dipakai dalam perkuliahan Geologi minyak dan gas bumi.
Seluruh artikel ini diambil dari Ensiklopedia seismik Online.

====================================================================

Faktor-faktor yang menjadi perhatian studi Petroleum System adalah batuan sumber (source rocks), pematangan (maturasi), reservoir, migrasi, timing, perangkap (trap), batuan penyekat (sealing rock) dan fracture gradient.

SOURCE ROCKS
Source rocks adalah endapan sedimen yang mengandung bahan-bahan organik yang dapat menghasilan minyak dan gas bumi ketika endapan tersebut tertimbun dan terpanaskan.

Bahan-bahan organik yang terdapat didalam endapan sedimen selanjutnya dikenal dengan kerogen (dalam bahasa Yunani berarti penghasil lilin).

Terdapat empat tipe kerogen:

Tipe I: bahan- bahan organic kerogen Tipe I merupakan alga dari lingkungan pegendapan lacustrine dan lagoon.Tipe I ini dapat mengkasilkan minyak ringan (light oil) dengan kuallitas yang bagus serta mampu menghasilkan gas.

Tipe II: merupakan campuran material tumbuhan serta mikroorganisme laut. Tipe ini merupakan bahan utama minyak bumi serta gas.

Tipe III: Tanaman darat dalam endapan yang mengandung batu bara. Tipe ini umumnya menghasilkan gas dan sedikit minyak.

Tipe IV: bahan-bahan tanaman yang teroksidasi. Tipe ini tidak bisa menghasilkan minyak dan gas.

Kandungan kerogen dari suatu source rock dikenal dengan TOC (Total Organic Carbon), dimana standar minimal untuk 'keekonomisan' harus lebih besar dari 0.5%.

Implikasi penting dari pengetahuan tipe kerogen dari sebuah prospek adalah kita dapat memprediksikan jenis hidrokarbon yang mungkin dihasilkan (minyak, gas, minyak & gas bahkan tidak ada migas).

MATURASI
Maturasi adalah proses perubahan secara biologi, fisika, dan kimia dari kerogen menjadi minyak dan gas bumi.

Proses maturasi berawal sejak endapan sedimen yang kaya bahan organic terendapkan. Pada tahapan ini, terjadi reaksi pada temperatur rendah yang melibatkan bakteri anaerobic yang mereduksi oksigen, nitrogen dan belerang sehingga menghasilkan konsentrasi hidrokarbon.

Proses ini terus berlangsung sampai suhu batuan mencapai 50 derajat celcius. Selanjutnya, efek peningkatan temperatur menjadi sangat berpengaruh sejalan dengan tingkat reaksi dari bahan-bahan organik kerogen.

Karena temperatur terus mengingkat sejalan dengan bertambahnya kedalaman, efek pemanasan secara alamiah ditentukan oleh seberapa dalam batuan sumber tertimbun (gradien geothermal).

Gambar dibawah ini menunjukkan proporsi relatif dari minyak dan gas untuk kerogen tipe II, yang tertimbun di daerah dengan gradien geothermal sekitar 35 °C km -1 .

from OpenLearn - LearningSpace

Terlihat bahwa minyak bumi secara signifikan dapat dihasilkan diatas temperature 50 °C atau pada kedalaman sekitar 1200m lalu terhenti pada suhu 180 derajat atau pada kedalaman 5200m. Sedangkan gas terbentuk secara signifikan sejalan dengan bertambahnya temperature/kedalaman.

Gas yang dihasilkan karena factor temperatur disebut dengan termogenic gas, sedangkan yang dihasilkan oleh aktivitas bakteri (suhu rendah, kedalaman dangkal <600m)>
Gambar di bawah ini merupakan contoh penampang kedalaman dari lapisan-lapisan batuan sumber, serta prediksi temperatur dengan cara menggunakan contoh kurva di atas. Dari penampang ini dapat diprediksikan apakah source tersebut berada dalam oil window, gas window, dll. Metoda ini dikenal dengan metoda Lopatin ( 1971). Terlihat jelas, metoda Lopatin hanya berdasarkan temperature dan mengabaikan efek reaksi kimia serta biologi.

Courtesy Fettes College

RESERVOIR
Adalah batuan yang mampu menyimpan dan mengalirkan hidrokarbon. Dengan kata lain batuan tersebut harus memiliki porositas dan permeabilitas.

Jenis reservoir umumnya batu pasir dan batuan karbonat dengan porositas 15-30% (baik porositas primer maupun sekunder) serta permeabilitas minimum sekitar 1 mD (mili Darcy) untuk gas dan 10 mD untuk minyak ringan (light oil).

Berikut contoh-contoh reservoir berikut nilai porositas, permeabilitas, dll. (klik untuk memperbesar):

from OpenLearn - LearningSpace

MIGRASI
Migrasi adalah proses trasportasi minyak dan gas dari batuan sumber menuju reservoir. Proses migrasi berawal dari migrasi primer (primary migration), yakni transportasi dari source rock ke reservoir secara langsung. Lalu diikuti oleh migrasi sekunder (secondary migration), yakni migrasi dalam batuan reservoir nya itu sendiri (dari reservoir bagian dalam ke reservoir bagian dangkal).

from OpenLearn - LearningSpace

Prinsip dasar identifikasi jalur-jalur migrasi hidrokarbon adalah dengan membuat peta reservoir. Kebalikannya dari air sungai di permukaan bumi, hidrokarbon akan melewati punggungan (bukit-bukit) dari morfologi reservoir. Daerah yang teraliri hidrokarbon disebut dengan drainage area (Analogi Daerah Aliran Sungai di permukan bumi). Jika perangkap tersebut telah terisi penuh (fill to spill) sampai spill point, maka hidrokarbon tersebut akan tumpah (spill) ke tempat yang lebih dangkal. Berikut contohnya:

Courtesy Sintef

TIMING
Waktu pengisian minyak dan gas bumi pada sebuah perangkap merupakan hal yang sangat penting. Karena kita menginginkan agar perangkap tersebut terbentuk sebelum migrasi, jika tidak, maka hidrokarbon telah terlanjur lewat sebelum perangkap tersebut terbentuk.

TRAP
Terdapat macam-macam perangkap hidrokarbon: perangkap stratigrafi (D), perangkap struktur (A-C) dan kombinasi (E).

from OpenLearn - Learning Space

SEAL
Seal adalah system batuan penyekat yang bersifat tidak permeable seperti batulempung/mudstone, anhydrite dan garam.

FRACTURE GRADIENT
Didalam evaluasi prospek, kurva fracture gradient diperlukan diantaranya untuk memprediksi sejauh mana overburden rocks mampu menahan minyak dan gas bumi. Semakin tebal suatu overburden, maka semakin banyak volume hydrocarbon yang mampu ‘ditahan’.

Gambar dibawah ini menunjukkan kurva fracture gradient dari gas, minyak dan air formasi dari sebuah lapangan. Berdasarkan kurva ini, jika kita memiliki sebuah perangkap dengan ketebalan overburden (c), maka ketebalan kolom gas maksimal yang mampu ditahan adalah (c-a), dan ketebalan kolom minyak adalah (c-b), selebihnya hidrokarbon tersebut akan merembes keluar penyekat.

Sabtu, 25 April 2009

Pengurus Hima TG Buana Periode 2009/2010

Presidium

Ketua Umum : Ariasman Fajri Cahyadi--- Email : ace.man_fc@yahoo.co.id
Wakil Ketua Umum : Gamal Muhammad Rizka--- Email : gamal_geo08@plasa.com
Sekretaris Umum : Mohammad Yuza Riyadi--- Email : yuza_riyadi57@yahoo.co.id
Bendahara Umum : Putri Rahayu--- Email :

Bidang I : Kaderisasi dan Kepemimpinan

Kabid : Benediktus Banu AL --- Email :
Sekbid : Purba Rhini--- email: rhini_manza@yahoo.com

Anggota bidang:

-->
1. SEPTIAN CAHYADI
2. ST. KOMALA DEWI
3. ALFIAN KRISTANTO
4. BELLA RESTU JULIARKA
5. CANTIKA AUDITIA
6. IRFAN PRASETYO
7. LEOVINA PRINANDA PUTRI
8. NANI SETIANI
9. SAMSUL HIDAYAT
10. SYAYID ANWAR SUKARNO

-->
BIDANG II (SAINS DAN TEKNOLOGI GEOFISIKA)
Kabid : Aldo Noviardo---Email : aldonoviardi@yahoo.co.id
Sekbid: Lasmi puji Rahayu--- Email :

ANGGOTA BIDANG :

1. FITRIANI
2. MUHAMMAD SHOLEH)
3. SINKU WIRA SANJAYA
4. AKROMA HIDAYATIKA
5. ARDI MAULANA RACHMAWIANA
6. LUCY WINDA SARI
7. MIZPHA STEPHANUS KSATRIO SILAEN
8. RAHMAT
9. RISTIKA WULANDARI


BIDANG III (SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT)
Kabid : Ni Made Yuliyana Megasari--- Email:
Sekbid : Aan Kurniawan--- Email : aan_alfarabi@yahoo.co.id

ANGGOTA BIDANG :

1. MUHAMMAD GUNADI ARIF
2. NANA PATRIANA
3. NANDO LIVEN KONSTANTA
4. NUGROHO FITRI ATMAJA
5. RAHMAD C. WIBOWO
6. RIFAI AHMAD
7. SERUNI ANJAN PRASIWI
8. AGUNG PUTRAWAN
9. ANDRI KURNIAWAN
10. DIDI DARMADI
BIRO KESEKRETARIATAN DAN RUMAH TANGGA
Kabir : Titin Silvia Sakti--- Email:
Sekbir : Zaivan Yuliansyah---Email:

ANGGOTA BIDANG :

1. FAJRIN MAULANA
2. UJANG SUARDI
3. YUNI ISWATI
4. ADI PRATAMA MANGGALA PUTRA
5. ALFHAREZA SANDI
6. AYU CHYNTIA
7. FERRA NIDYA
8. KHOTIBUL IMAN
9. RIANZA JULIAN
BIRO II (DANA DAN USAHA)
Kabir : Devi Aryani---Email :
Sekbir : Febrina Kartika---Email:

ANGGOTA BIDANG:
1. ALPAN PRANANTA BARUS
2. MUKTI HANDAYAN
3. RANGGA SETIAWAN
4. TRI RIZKI LARASATI
5. ALHADA FARDUWIN
6. FITRIANA APRILIA
7. MUHAMMAD ZUHRON AULIA
8. PURI DWI HANDOKO
9. PUTRI HARDINI
HIMA TG Bhuwana

geofisikaunila.blogspot.com pindah ke himatg.eng.unila.ac.id