Rabu, 25 Maret 2015

Artikel Anomali Gravity


Respon anomaly gravity dari beberapa bentuk

Anomaly gravitasi untuk rock body bisa dihitung dengan menjumlahkan kontribusi setiap elemen dengan menggunakan computer. Nilai gravitasi yang tergambar merupakan nilai gravitasi akibat distribusi massa pada suatu area seperti yang digambarkan dibawah ini

gambar residu dari bola yang memiliki radius 600 m pada kedalaman 3 km juga dihasilkan oleh tiap body yang ditunjukan pada gambar
Dalam interpretasi kita melakukan penyerdanaan model densitas karena kita hanya tertarik pada perubahan nilai, dengan kata lain kita hanya memperhitungkan pada perubahan densitas. Dengan penyerdanaan ini juga densitas background bisa dihilangkan sehingga horizontal slab tidak memiliki kontribusi pada nilai anomaly gravitasi. Dengan penyederhanaan ini juga bisa dilakukukan pergeseran spheroid untuk membandingkan antara model dan data seperti gambar dibawah ini


Mengukur anomaly dengan gravitasi untuk simple bodie
Merupakan pendekatan termudah dan serba guna. Selainitu kadang-kadang struktur kmpleks yang menghasilkan anomaly memiliki kemiripan dengan bentuk sederhana ini.
Anomali benda berbentuk bola
Berlaku untuk pendekatan dimana dimensi panjang dari sumber anomaly << kedalaman nya dari permukaan.


Gravitymeter hanya mengukur komponen vertical sehingga komponen vertical untuk system diatas yaitu



Dengan menggunakan teknik inverse

Pertama-tama temukan jarak (x1/2) dari puncak anomaly demana anomaly memiliki nilai ½ dari nilai anomaly maksimum :
Δg = ½ Δgmax
Kedalaman sumber anomaly
Z = 1.3x1/2
Untuk bola :
ΔM = 4/3 πR3Δρ
Maka :
Δgmax = 4G / 3z2πR3Δρ

Bentuk silinder horizontal tak berhingga:





Digunakan untuk benda yang memiliki panjang yang lebih kontaras pada satu arah horizontal dari pada arah vertical atau dalam arah horizontal yang lain. Contoh nya seperti terowongan, sungan bawah tanah, blok patahan dan lain sebagai nya yang digambarkan seperti pada gambar,

Dianggap πR²Δρ = δ , δ adalah massa persatuan panjang, sehingga di dapatkan :


Sehingga

Sehingga kita temukan hubungan antara Δgmax dan kedalaman yaitu :



Ganbar diatas menunjukan bahwa bola memiliki respon yang lebih cepat dibandingkan dengan silinder horizontal, sedangkan untuk benda silinder vertical memiliki respon anomaly yang lebih curam di bagian seperti pada gambar di bawah ini :


Respon anomaly untuk benda silinder vertical
Rumus yang digunakan untuk menghitung respon anomaly untuk benda silinder vertical adalah sebagai berikut :




Persamaan 4.4 merupakan gradient vertical dan efek gaya berat oleh benda berbentuk lempang tegak. Respon gaya berat micro model lempeng tegak dan gradient horizontalnya ditunjukan pada gambar. Dari simulasi untuk model lempeng menunjukan bahwa nilai gradient horizontal yang dihitung secara analitik maupun sintetik memberikan hasil yang sama:





Dari gambar diatas menunjukan bahwa walaupun respon gravitasy antara model lempeng tegak dan model memiliki pola yang sama, namun dengan menggunakan gradient vertical dan horizontal akan memiliki hasil yang berbeda, sehingga motode ini sangat cocok digunakan untuk mengurangi ambiguitas dalam interpretasi. Dengan metode ini juga bisa digunakan untuk mencari kontras densitas.

Variasi kedalaman pada d = 100, 500 dan 1000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
HIMA TG Bhuwana

geofisikaunila.blogspot.com pindah ke himatg.eng.unila.ac.id